UMBandung
News

Terbiasa Belajar Bersama Sang Ayah, Siswi SD Ini Antusias Ikuti Lomba News Reading dan Story Telling Olympicad

×

Terbiasa Belajar Bersama Sang Ayah, Siswi SD Ini Antusias Ikuti Lomba News Reading dan Story Telling Olympicad

Sebarkan artikel ini
Istimewa.

BANDUNGMU.COM, Bandung — Cabang lomba Olympicad berbahasa Inggris yakni News Reading dan Story Telling tingkat Sekolah Dasar diselenggarakan di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Antapani, Kota Bandung, pada Kamis 07 Maret 2024.

Bisa berbahasa inggris, Aisharla Saferina Rizky, siswi kelas 4 SD, ini mengaku karena terbiasa mendengar dari ayahnya.

“Aku sudah belajar bahasa Inggris dari rumah, belajar dari ayah, karena sering berbicara bahasa Inggris kalau kerja. Mulai terlatih lagi di sekolah. Pernah ikut lomba pidato dan story telling sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Baitul Arqam Sesi Terakhir Sukses Digelar, Seperti Ini Tindak Lanjutnya

Pembinaan yang diberikan oleh guru kepada Sharla cukup intensif. Biasanya Sharla latihan di meeting room, lab komputer, atau perpustakaan.

Walaupun sudah terbiasa dengan bahasa Inggris, Sharla tetap merasa takut. Ia takut jika ada ejaan atau kata yang salah saat tampil lomba News Reading in English tadi.

Sementara itu, Aisha Sasta, siswa kelas 5 dari sekolah yang sama, SD Muhammadiyah 1 GKB, mengaku gugup saat perlombaan.

“Aku agak nervous. Selama 5 menit bercerita tentang Abrahah. Abrahah ini lucu, raja yang menyerang Kakbah. Tokohnya ada Abrahah, burung ababil, dan ada tentara bergajah,” ujarnya.

Baca Juga:  Sebanyak 385 Sekolah/Madrasah di Jabar Divisitasi Secara Daring

Aisha membawakan cerita tentang surah Al-Fiil dengan membawa boneka peraga Abrahah yang difasilitasi oleh perputaran sekolah.

Ia ditunjuk oleh sekolah karena berpengalaman mengikuti lomba dan pernah memenangkan lomba pidato di Olimpiade Faqih Usman.

Dengan persiapan dari satu bulan yang lalu, siswi yang kerap disapa Aish ini berharap mendapatkan hasil yang terbaik, dan mendapatkan teman dari Jakarta dan Purbalingga.

Sementara itu, Lailatul Mabadi atau Lala, guru matematika yang mendampingi Aisha dan Sharla, mengaku sangat senang. Karena dengan mengikuti perlombaan ini, mental anak-anaknya bisa terbentuk.***(Nabila Adinta)

PMB UM Bandung