PMB UMbandung
Traveliana

Akan Dibangun Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Pariwisata Jabar Siap Bangkit!

×

Akan Dibangun Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Pariwisata Jabar Siap Bangkit!

Sebarkan artikel ini
Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
PMB UMBandung

BANDUNGMU.COM — Kawasan wisata Eiger Adventure Land (EAL) di Megamendung, Kabupaten Bogor, rencananya akan beroperasi dan dibuka untuk umum pada pertengahan 2023.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa wisata alam tersebut diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik dalam negeri maupun mancanegara. Apalagi, dalam kawasan wisata alam ini akan ada jembatan gantung terpanjang di dunia.

Jembatan Gantung ini akan memiliki panjang 530 meter. Dengan panjang tersebut, maka ikon landmark di EAL akan melewati Jembatan Gantung bernama Arouca Bridge di Arouca Geopark, Portugal, yang memiliki panjang 516 meter.

Baca Juga:  Destinasi Wisata di Empat Kabupaten Sudah Dibuka

Selain itu, akan hadir juga kereta gantung sepanjang 836 meter dan fasilitas-fasilitas lain yang menitikberatkan pada kegiatan petualangan tropis, seperti petualangan hutan, jalan–jalan budaya, permainan ruang terbuka, desa tradisional, tempat penginapan bernuansa alam, penangkaran, naik gunung, hingga jelajah nusantara.

“Sekarang kita dengan semangat Jabar Jabar ini akan membangun jembatan gantung terpanjang di dunia, 530 meter. Yang terpanjang hari ini ada di Portugal 516 meter kita tambahin 14 meter akan menjadi terpanjang di dunia,” kata Kang Emil, dikutip dari Jabarprov.go.id, Selasa (26/10/2021).

Kang Emil menambahkan, dengan adanya jembatan gantung terpanjang di dunia ini, juga diharapkan bisa membawa semangat baru bagi industri pariwisata di Jabar. Pasalnya, pariwasata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak COVID-19.

Baca Juga:  Apa Kabar Program Petani Milenial Jabar? Begini Progresnya Saat Ini

“Mudah-mudahan hari ini dengan pengakhiran batu pertama membawa semangat bangkit Jawa Barat. Karena Jawa Barat itu salah satu keunggulan ekonominya itu pariwisata regional yang tidak mengandalkan pesawat terbang. Akan selesai targetnya di pertengahan 2023,” tuturnya.

Hadirnya wisata alam ini juga berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Jika masyarakat sekitar sejahtera, maka akan berdampak pada ekonomi Jabar.

“Mudah-mudahan saya titip membawa kesejahteraan masyarakat sekitar para warganya semuanya, berikutnya kesejahteraan Jawa Barat,” kata Kang Emil.

Baca Juga:  Juara Sekelas "MotoGP" Tahun 1970 Berasal dari Jawa Barat Lho, Ini Profilnya

Selain sektor pariwisata, Pemda Provinsi Jabar juga terus mendorong produk-produk untuk menembus pasar internasional. Salah satunya adalah dengan mendorong perusahaan asal Jabar, Eiger, untuk membuka toko di luar negeri.

“Eiger ini perusahaan yang sangat membanggakan bahkan tahun depan akan membuka cabang pertamanya di Eropa, menandakan pelan-pelan Indonesia akan mendunia, termasuk kopi Jabar, Jabarano, sudah dibuka di Australia selanjutnya bersama Eiger kita akan menguasai dunia melalui kopi,” ucapnya. *(gir/rdi/Jabarprov.go.id)*

PMB UMBandung