Dua Kelurahan di Bandung Budidayakan Lebah Madu

oleh -
Foto: bandung.go.id.

BANDUNGMU.COM — Siapa bilang budi daya lebah madu hanya bisa di hutan? Ternyata di tengah Kota Bandung ada peternakannya loh.

Pertama di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, yang memiliki 50 kotak ternak lebah. Kedua, ada di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Sukajadi. Di sana terdapat 30-40 kotak ternak lebah.

Ketua Kelompok Tani Hutan Tamalago, Risna Iriantina Lesmana, merupakan salah satu orang yang berada di balik ini. Ia membantu masyarakat dengan pelatihan dan pendampingan Urban Bee.

“Di tengah kota pun kita bisa melakukan budi daya lebah ini karena tidak membutuhkan lahan luas seperti hutan atau kebun. Ini bisa menjadi lahan ekonomi produktif untuk masyarakat,” ujar Risna seperti dikutip dari laman bandung.go.id, Rabu 08 Juni 2022.

Baca Juga:  Administrasi Publik UM Bandung Gelar Pelatihan Analisis Kebijakan

Menurut Risna, budi daya lebah ini termasuk aman dan mudah. Sebab, lebah yang diternak merupakan lebah trigona yang tidak menyengat. Lebah ini tidak berbahaya untuk masyarakat, terutama anak kecil.

“Tidak perlu lahan luas juga. Pinggir-pinggir rumah kita bisa ditanam tanaman rambat yang berbunga terus untuk pakan lebahnya,” jelas Risna

Di lahan 50-100 meter pun sudah bisa budi daya lebah trigona. Hal yang terpenting adalah perbandingan populasi dengan vegetasinya adalah 1:3. Jadi, satu kotak lebah diberikan pakan dari tiga pohon.

Baca Juga:  Cipayung Plus Jawa Barat Desak Polri Tuntaskan Kasus Sambo dan Judi

Beberapa jenis tanaman yang mengandung getah, seperti mangga, nangka, dan sukun bisa digunakan untuk pakan lebah trigona.

Selain itu, bisa juga menanam tanaman yang menghasilkan nektar, seperti jambu dan air mata pengantin. “Selain bisa jadi tempat budi daya, bisa juga memperindah lingkunga rumah kita,” ucapnya.

Menariknya, madu ini bisa panen tiap tiga minggu sekali saat musim panas dan tiga bulan sekali di musim hujan.

“Sekali panen bisa 400 gram atau 0,4 ons per kotak lebah. 1 kg madu jenis trigona harganya bisa sampai Rp350.000. Berarti 0,4 ons itu bisa Rp150.000. Jadi memang nilai ekonominya termasuk tinggi,” paparnya.

Baca Juga:  Anak Muda Harus Pintar Memanfaatkan Peluang Bisnis di Era Digital

Ia berharap, ke depannya petani-petani Urban Bee bisa semakin bertambah dengan banyaknya lahan penghijauan.

“Kami berharap, image budi daya lebah itu jangan hanya di tengah hutan atau hanya petani di pinggiran hutan, tapi orang perkotaan juga bisa jadi peternak lebah,” imbuhnya.***

No More Posts Available.

No more pages to load.