Heboh Pasar Muamalah; Ada Transaksi Jual-Beli Pakai Koin Dinar! Emang Berapa Harganya, Sih?

oleh -
kafe muamalah

BANDUNGMU.COM, Depok – Alat pembayaran transaksi jual-beli yang sah di Indonesia, ialah rupiah. Namun, baru-baru ini muncul aktivitas ekonomi di Pasar Muamalah, Depok, Jawa Barat yang melakukan transaksi menggunakan koin dinar dan dirham.

Koin dinar dan dirham memang banyak beredar di Indonesia, tetapi bukan sebagai alat pembayaran. PT Aneka Tambang (Antam), salahsatu kegiatan usahanya yakni menjual koin dinar yang berbahan dasar emas. Sementara, koin dirham berbahan dasar perak.

Namun, koin dinar dan dirham tersebut digunakan sebagai alat investasi atau simpanan, serta menjadi mahar, bukan sebagai alat transaksi jual-beli yang sah.

Harganya

Lantas, berapa sih, harga koin dinar dan dirham tersebut? Berdasarkan data yang dilansir dari situs resmi Antam, logammulia.com, koin 1 dinar dengan kemurnian 99,99% dibanderol Rp 3.539,140. Sementara itu koin dirham dengan kemurnian 99,95% dibanderol Rp 94.675.

Harga koin dinar dan dirham tersebut berubah-ubah setiap harinya.

PT Antam menjual koin dinar dengan kemurnian 91,7% mulai dari pecahan 1/4 dinar hingga 4 dinar, sementara kemurnian 99,99% mulai pecahan 1/4 dinar hingga 2 dinar. Sementara koin dirham yang berbahan dasar perak dengan kemurnian 99,95% dijual dengan pecahan 1 dan 5 dirham.

Pasar Muamalah, menurut Lurah Tanah Baru Kota Depok, Zakky Fauzan, beroperasi setiap Minggu per dua pekan sekali di Jalan Raya Tanah Baru, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok. Pasar Muamalah dibuka di sebuah ruko milik seorang warga bernama Zaim (60) dan beroperasi mulai pukul 7.00-11.00 WIB.

Menurutnya, setiap transaksi di pasar tersebut menggunakan koin dinar dan dirham. Pasar tersebut menjual sejumlah barang seperti sendal nabi, parfum, makanan ringan, madu, hingga pakaian.

“Yang saya ketahui untuk proses pembayaran pada transaksi jual beli di Pasar Muamalah dengan menggunakan koin dinar dan dirham,” kata Zakky.
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menangkap pendiri Pasar Muamalah, Zaim Saidi.

“Benar (Zaim Saidi ditangkap),” kata Karo Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) dalam siaran persnya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari transaksi menggunakan alat pembayaran selain rupiah.

“BI mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari penggunaan alat pembayaran selain Rupiah. Dalam hal ini kami menegaskan bahwa Dinar, Dirham atau bentuk-bentuk lainnya selain uang Rupiah bukan merupakan alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI,” tulis BI dalam siaran persnya.

Sumber: CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *