Jelang Puncak Acara Anugerah Penyiaran KPID Jabar 2021, Lembaga Penyiaran dan Masyarakat Atusias Mengikuti Lomba

oleh -
Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet. (Foto: tangkapan layar jumpa pers virtual KPID Jabar)

BANDUNGMU.COM – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat mencatat sejumlah hal menarik bahkan di luar dugaan terkait dengan Anugerah Penyiaran Jawa Barat ke-14 tahun 2021. Di antaranya adalah antusiasme keterlibatan para peserta dalam mengikuti pemilihan Pasanggiri Duta Penyiaran Jawa Barat dan Penyiar Terfavorit tahun 2021.

“Ini sangat menggembirakan. Keterlibatan publik terbilang tinggi dalam memilih penyiar terfavorit dari jumlah 32 penyiar radio dan televisi. Pemilihan dilakukan secara terbuka dan sudah melibatkan 50 ribu lebih pemilih. Demikian juga pemilihan Pasanggiri Duta Penyiaran Jawa Barat yang pesertanya mencapai 121 orang,” kata Ketua Panitia Anugerah Penyiaran ke 14 KPID Jawa Barat tahun 2021, M. Sudama Dipawikarta atau yang akrab disapa Dipa, ketika melaporkan update terakhir jelang Anugerah Penyiaran Jawa Barat, Selasa (26/10/2021).

Kategori baru berupa pemilihan pasanggiri duta penyiaran menunjukkan betapa besar ide kreatif dan potensi anak muda milenial sebagai konten kreator, yang harus disikapi menjelang era tv digital mendatang.

Demikian pula untuk karya-karya lembaga penyiaran yang masuk ke panitia, baik dari radio maupun televisi jumlahnya terbilang banyak, sekitar 200 karya.

Sementara itu Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet, menyampaikan banyak terima kasih dan apresiasi kepada lembaga penyiaran yang telah mengirimkan karyanya. Dalam situasi pandemi Covid-19 dan banyak lembaga penyiaran dalam kondisi prihatin, tetapi semangat berkaryanya masih tetap terjaga.

“Lembaga penyiaran tetap membawa misi menyampaikan informasi yang benar, kontrol sosial, dan hiburan. KPID berharap momentum anugerah penyiaran Jawa Barat ini mampu mendorong kualitas penyiaran yang sehat, dan secara kolaboratif dapat menyelamatkan mata dan telinga masyarakat Jawa Barat,” kata Adiyana.

Ajang Anugerah Penyiaran Jawa Barat ke -14 tahun 2021 pertama kali diumumkan 10 Agustus 2021, terbuka untuk berbagai kategori, dan masuk penjurian pada 10 Oktober 2021. Pengumuman para juara akan dilakukan pada momen malam puncak Anugerah Penyiaran Jawa Barat ke-14 pada 2 November 2021 di Gedung Budaya Sabilulungan Kabupaten Bandung.

Momen ini sekaligus dijadikan sebagai hitung mundur berakhirnya televisi analog (analog switch off) dan bermigrasi ke televisi digital atau digital switch on. Pemerintah sudah mencanangkan era televisi digital mulai 2 November 2022 dan secara bertahap sudah dimulai di sejumlah daerah pada 30 April 2022.

Bagi KPID Jawa Barat, migrasi ke televisi digital bukan hanya persoalan siaran menjadi lebih jernih, bersih, dan canggih, melainkan bagaimana kita bisa memastikan siaran yang menggunakan frekuensi publik itu mendidik, sehat, inspiratif, serta informatif. Tidak ada lagi daerah blank spot yang tidak menerima layanan siaran.

“Itulah sebabnya pengawasan semesta menjadi penting, agar secara bersama menjaga siaran di lembaga penyiaran kita,” kata Adiyana Slamet.

Adapun para nomine yang akan mendapatkan penghargaan Anugerah Penyiaran Jawa Barat ke-14 tahun 2021 adalah sebagai berikut.

Kategori Televisi

Kategori Berita TV: KOMPASTV Jabar, SMTV Sumedang, dan Badar TV Bekasi. Kategori Hiburan/Seni Budaya Lokal TV: Bandung TV, Cipta TV Purwakarta, dan TVRI Bandung. Kategori Dokumenter TV: Cipta TV Purwakarta, TransTV Jabar, dan Trans7 Jabar. Kategori Iklan Layanan Masyarakat (ILM) Covid-19 untuk TV: Inspira TV, SMTV Sumedang, dan TVRI Bandung.

Kategori Radio

Kategori Berita Radio: PRFM Bandung, LPPL Purbasora Tasikmalaya, dan LPPL Radio Teman FM Bogor. Kategori Hiburan (Seni Budaya Lokal) Radio: MQFM Bandung, LPPL Radio teman FM Bogor, dan LPPL Radio Kabupaten Kuningan. Kategori Keluarga (SU) Radio: Simpati FM Cirebon, Dakta FM Bekasi, dan LPPL Pro FM Purwakarta. Kategori Iklan Layanan Masyarakat (ILM) Covid-19 Radio: Elshifa Subang, Flamboyan FM Karawang, dan RRI Bandung. Kategori ILM Covid-19 untuk radio Komunitas: Rakom Panji FM Pangandaran, Rakom Dapur Remaja Depok, dan Rakom Bunut FM Sukabumi.

Para nomine yang terpilih tersebut merupakan hasil penilaian para dewan juri yang dikenal kredibel, yakni Dadang Rahmat Hidayat (Dekan Fikom Unpad dan mantan Ketua KPID Jabar dan KPI Pusat), Hawe Setiawan (Budayawan), dan Setiaji (Kadiskominfo Jabar).

Dipa menambahkan bahwa KPID Jawa Barat juga akan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah peduli penyiaran, konten kreator, dan tokoh yang berjasa dalam bidang penyiaran (lifetime achievement). Nama-nama akan diumumkan pada malam puncak Anugerah Penyiaran Jawa Barat ke-14 tahun 2021.

Duta Penyiaran dan Penyiar Tervavorit

Kategori Penyiar Radio Terfavorit: Diana Ayu Liberty (Radio Dahlia Flora [Dahlia FM]) Bandung dengan jumlah voter 14.022 atau sebanyak 41,9 persen dari 33.438 pemilih.

Kategori Penyiar TV Tervavorit: Vivit Nurvina (SMTV Sumedang) dengan jumlah voter sebanyak 14.134 atau sebanyak 48,6 persen dari seluruh voter 29.059 pemilih.

Untuk kategori Pasanggiri Duta Penyiaran 2021, sampai hari ini masih dilakukan penilaian lanjutan, dan pada posisi 10 besar. Di antaranya Iwan Seppriadi, Moch. Andriansyah, Muhamad Taju Subki, Achmad Multazam Yamin, Jajang Hidayat (Zam Zam), Chairunnisa Hasibuan, Desy Nurrohmah, Nuri Yatul Hikmah, Rudi Setiawan, dan Kalia Azzahra Munawar. Urutan nama-nama yang terpilih dalam 10 besar, bukan berdasarkan nilai.

Kesepuluh nomine tersebut akan menjalani audisi terakhir pada 29 Oktober 2021 yang akan disiarkan secara live di Youtube KPID Jabar dan akan memilih terbaik 1, 2, dan 3 serta peserta terfavorit.

Peserta yang terpilih menjadi Terbaik 1 akan dikontrak sebagai host pada malam puncak anugerah penyiaran Jawa Barat 2021, yakni 2 November 2021, di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung.

Penilaian untuk Pasanggiri Duta Penyiaran Jawa Barat dilaksanakan dengan dewan juri Galih Gie (Ketua MC Bandung dan Host Inspira TV), Zulfikar Hubullah (Pemimpin Redaksi Berita Inspira TV), dan Syaefurrochman Achmad (Komisioner KPID Jawa Barat).***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *