PMB UMbandung
Life Style

Mengenal Time Blocking, Cara Mengatur Waktu Dalam Sehari

×

Mengenal Time Blocking, Cara Mengatur Waktu Dalam Sehari

Sebarkan artikel ini
PMB UMBandung

BANDUNGMU.COM, Bandung – Time blocking merupakan konsep manajemen waktu yang membagi hari ke dalam beberapa blok. Setiap blok memiliki satu tugas atau aktivitas yang jelas. Dengan cara ini, seseorang mengatur fokus dan energi secara lebih terarah.

Hingga kini, tidak ada catatan pasti tentang pencetus pertama konsep ini. Namun, beberapa tokoh dunia telah menerapkannya sejak lama. Benjamin Franklin, salah satu pendiri Amerika Serikat, dikenal menggunakan pembagian waktu ketat dalam kesehariannya. Selain itu, Alain memperkenalkan dan mempopulerkan konsep time blocking melalui bukunya How to Get Control of Your Time and Your Life pada 1971.

Manfaat Menerapkan Time Blocking

Pertama, time blocking membantu meningkatkan konsentrasi. Ketika seseorang mengalokasikan waktu khusus untuk satu tugas, fokus menjadi lebih terjaga hingga pekerjaan selesai.

Baca Juga:  Tips Manajemen Waktu dari Anggota Dewan Pers untuk Mahasiswa di Era Digital

Kedua, metode ini mendorong produktivitas. Batas waktu yang jelas membuat seseorang bekerja lebih efisien. Jika masih tersedia sisa waktu dalam satu blok, seseorang dapat menggunakannya untuk tugas lain atau memajukan jadwal berikutnya.

Selain itu, time blocking membantu mengurangi stres. Dengan fokus pada satu tugas dalam satu waktu, pikiran tidak terbebani oleh pekerjaan lain. Akibatnya, tekanan mental dapat berkurang secara bertahap.

Cara Melakukan Time Blocking

Langkah pertama, buat daftar tugas. Catat semua kegiatan, mulai dari pekerjaan, sekolah, kuliah, urusan rumah, hingga rutinitas harian seperti makan atau beristirahat.

Baca Juga:  Viral Non Muslim Berburu Takjil, Ini Respons Ketua PP Muhammadiyah

Selanjutnya, tentukan prioritas. Setelah menyusun daftar tugas, pilih mana yang perlu dikerjakan lebih dahulu. Pertimbangkan tenggat waktu dan tingkat risikonya agar jadwal tetap realistis.

Kemudian, susun jadwal secara rinci. Gunakan tabel, Google Calendar, Notion, atau aplikasi serupa. Tentukan durasi untuk setiap tugas. Hellosehat.com merekomendasikan durasi 90 menit untuk satu blok kerja. Menurut teori irama ultradian, otak manusia mampu berkonsentrasi optimal hingga 90 menit. Untuk tugas berdurasi panjang, sisipkan jeda atau aktivitas ringan agar fokus tetap terjaga.

Baca Juga:  Buka Puasa, Cobain Yuk Kurupuk Banjur, Kuliner Khas Ramadhan di Bandung

Selain itu, seseorang dapat menerapkan time blocking dalam berbagai skala waktu, seperti harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan, sesuai kebutuhan.

Konsistensi Menjadi Kunci

Pada awalnya, banyak orang merasa kesulitan mengatur waktu dengan metode ini. Namun, manfaat time blocking dapat terasa jika seseorang menerapkannya secara konsisten. Mulailah secara perlahan dan sesuaikan dengan ritme pribadi. Seiring waktu, kebiasaan ini akan terbentuk dan membantu aktivitas sehari-hari berjalan lebih teratur.**(IK22/Andrian)

PMB UMBandung