Sandiaga Uno Dorong Santri Berwirausaha Lewat Santripreneur

oleh -
Foto: Arsip Kemenparekraf

BANDUNGMU.COM — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal Hijriah diharapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno agar dapat menjadi momen bagi umat muslim untuk meneladani sikap Rasulullah, baik kebajikan maupun jiwa kewirausahaan.

Seperti diketahui, Nabi Muhammad SAW merupakan seorang wirausahawan yang membangun usaha dari usia yang sangat muda. Mengunjungi Dayah Tahfizh Quran Darul Aman di Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Aceh pada Rabu (20/10), Sandiaga mengungkap harap agar seluruh umat muslim, khususnya para santri dapat meneladani sifat-sifat luhur Nabi Muhammad SAW, yakni fathonah, amanah, sidiq, dan tabligh.

Menurut Sandiaga, usaha yang ditekuni Nabi Muhammad SAW melebar hingga ke negeri Syam atau wilayah yang kini dikenal Lebanon, Palestina, Suriah dan Yordania.

“Ini yang tentunya ingin kita teladani di bulan Maulid ini, terutama santri-santri ini. Bukan hanya berakhlakul karimah, mereka juga memiliki ilmu enterpreneur tentunya,” katanya, dikutip dari CNN Indonesia.

Untuk itu, pihaknya mengemas program santripreneur yang bertujuan menciptakan wirausahawan dari pondok pesantren. Saat ini, ada tiga orang santri asal Aceh yang tengah mendalami D animation, studio animation, and creative audio.

“Tahun depan kita harapkan lebih banyak lagi dari kalangan santri yang mengikuti santri digital preneur. Karena santri-santri ini memiliki latar belakang kewirausahaan yang kuat, tapi juga memiliki ilmu agama yang sangat mendasar,” lanjutnya.

Dengan menyatukan dua kekuatan yang bisa diteladani dari Nabi Muhammad SAW itu, Sandiaga yakin akan lahir pengusaha kelas dunia dari pondok-pondok pesantren. Dia optimis harapan itu akan terwujud, terlebih saat ini para santri bisa mendapat ilmu tambahan lewat jaringan internet.

“Saya melihat justru cikal bakal pengusaha-pengusaha sukses Indonesia ini justru akan lahir dari pondok-pondok dari dayah-dayah ini. Ada perubahan secara struktural, karena dengan adanya teknologi digital, santri-santri ini bisa mengakses dunia secara fenomenal dan optimal dan ini yang membawa semangat kita untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar Sandiaga.***(CNN Indonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *