Opini

Tren Sehat 2025: Minat Meningkat, Konsistensi Jadi Tantangan

×

Tren Sehat 2025: Minat Meningkat, Konsistensi Jadi Tantangan

Sebarkan artikel ini

Lonjakan minat masyarakat terhadap pola hidup sehat tidak otomatis menjamin perubahan perilaku jangka panjang. Fenomena ini semakin terlihat pada akhir 2025.

Pada November 2025, publik ramai membicarakan pola makan sehat setelah sejumlah riset menunjukkan bahwa diet bergizi sebenarnya terjangkau oleh sebagian besar rumah tangga Indonesia. Meski demikian, kebiasaan makan masyarakat belum banyak berubah.

Studi terbaru dari kelompok peneliti internasional menyebut bahwa rumah tangga Indonesia mampu memenuhi kebutuhan diet sehat terbaik dari segi biaya. Namun makanan bergizi sering tersingkir oleh pilihan lain yang lebih familier.

Baca Juga:  Gaya Hidup Enak Tanpa Meningkatkan Gula Darah Ala Menkes Budi Gunadi Sadikin

Penelitian Healthy Diets Are Affordable but Often Displaced by Other Foods in Indonesia, yang dipublikasikan pada awal November 2025, menemukan bahwa keputusan konsumsi lebih banyak dipengaruhi oleh preferensi, rasa, dan kebiasaan turun-temurun. Temuan ini menegaskan bahwa aspek budaya berperan besar dalam pola makan masyarakat.

Di kalangan pekerja muda kota besar, perubahan perilaku mulai terlihat. Mereka mengikuti tren fit life, mengurangi gorengan, dan memilih minuman rendah gula. Namun aktivitas harian dan kondisi sosial sering menghambat konsistensi sehingga seseorang sulit mempertahankan pilihan makanan sehat.

Baca Juga:  Mengajarkan Tentang Kepemilikan Sejak Dini

Para ahli nutrisi menilai promosi pola makan sehat perlu menyentuh faktor psikologis dan budaya. Edukasi mengenai rasa, kreativitas memasak, serta integrasi makanan lokal bergizi mampu menjaga keberlanjutan kebiasaan sehat.

Kebiasaan masyarakat memilih makanan cepat saji tetap menjadi hambatan utama. Tanpa pendekatan yang komprehensif, masyarakat dikhawatirkan menjadikan tren hidup sehat sekadar kebiasaan musiman yang meredup ketika tekanan sosial atau ekonomi muncul.

Tren hidup sehat yang menguat pada November 2025 memang langkah awal yang baik. Namun masa depan gaya hidup sehat di Indonesia bergantung pada kemampuan masyarakat mempertahankan kebiasaan ini, serta dukungan kebijakan yang memungkinkan perubahan jangka panjang.***(IK22/Ghibran)