BANDUNGMU.COM — Bek kiri Persib Bandung yang selalu tampil trengginas, Ardi Idrus, menyebut bahwa Pangeran Biru mendapat pelajaran berharga selama mengikuti Liga 1 2021/2022.
Satu pelajaran paling berharga bagi pemain asal Ternate ini adalah konsistensi permainan, yang menurutnya, menjadi kunci sukses sebuah tim bisa merengkuh trofi juara.
Liga 1 2021/2022 digelar dengan format dan sistem yang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini karena kompetisi bergulir setelah hampir dua tahun terhenti dan dijalani di tengah situasi pandemi Covid-19.
“Kami sudah berusaha untuk tampil konsisten. Tapi, musim ini sangat sulit dan banyak hal baru yang dijalani. Setidaknya, kami dapat pelajaran untuk tahun depan, bahwa menjadi juara harus bisa tampil konsisten,” kata Ardi seperti dikutip dari laman resmi klub, Selasa (05/04/2022).
Ardi percaya kemampuan yang dimiliki Persib. Menurutnya, Pangeran Biru akan berusaha untuk langsung tancap gas sejak awal kompetisi, berbeda dengan di awal musim ini ketika kerap kehilangan poin maksimal.
“Kami terlalu banyak membuang-buang kesempatan. Beberapa kali, kami tidak bisa mendapat poin penuh saat bertemu dengan tim yang posisinya di bawah. Jadi, tahun depan, sekecil apa pun kesempatannya harus bisa dimaksimalkan,” ujarnya.
Fokus ibadah
Terkait puasa Ramadhan tahun ini, ia bisa fokus menjalani ibadah puasa secara maksimal yang kebetulan bertepatan dengan libur kompetisi.
“Karena ini bulan puasa, saya fokus dengan ibadah dulu. Selamat menjalani ibadah puasa juga buat bobotoh. Semoga puasa tahun ini berjalan lancar dan segala amal ibadah kita diterima Allah SWT,” kata Ardi.
Beberapa waktu lalu, Ardi bersama rombongan Persib lainnya menyempatkan pulang lebih dulu ke Bandung. Kesempatan itu ia pergunakan untuk membawa buah tangan khas Kota Bandung sebelum pulang ke kampung halaman di Ternate.
Selama di Ternate, Ardi juga mengatakan dirinya tidak bisa lepas dari sepakbola. Meski libur, pemain berusia 29 tahun itu tetap akan berusaha menjaga kebugarannya dengan menjaga sentuhan terhadap bola.
“Tanggal 3 kemarin, saya pulang Ternate. Saya juga sudah bawa oleh-oleh untuk orang tua. Saya pasti tetap jaga kebugaran dan main sepakbola, sebatas jaga sentuhan saja,” ungkapnya.***












