Dua Sejoli Korban Tabrak di Nagreg Ditemukan di Cilacap dan Banyumas

oleh -
Dua sejoli korban tabrakan Nagreg yang hilang secara misterius, diduga dibawa sang penabrak. (Jurnal Garut/Muhammad Nur)

BANDUNGMU.COM — Heboh dan viral beberapa waktu lalu tentang adanya dua sejoli asal Garut yang menjadi korban tertabrak di perbatasan Nagreg Kabupaten Bandung. Mereka hilang sudah seminggu lebih sejak tertabrak.

Sesaat setelah tertabrak oleh mobil isuzu panther, sang sopir langsung membawanya ke dalam mobil dengan dalih akan dibawa ke rumah sakit.

Namun, sejak itulah tidak ada kabar, bahkan keluarga mencarinya, tetapi belakangan pada Jumat 17 Desember 2021 ada informasi ditemukan di tempat berbeda, yakni yang satu di Cilacap dan satu lagi di Banyumas.

Dua sejoli asal Garut yang jadi korban kecelakaan Nagreg tersebut bernama Handi Hari Saputra (18) warga Limbangan Garut dan kekasihnya Salsabila (14) warga Nagreg Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Careuh Coffee Hadirkan Secangkir Kopi Luwak dengan Harga Bersahabat

Hilangnya dua sejoli ini sempat viral di akun media sosial dan juga di grup whatsapp. Video berdurasi 7 detik itu diabadikan oleh salah seorang netizen. Dalam video terlihat dua orang tergeletak di pinggi jalan, ada mobil minibus warna hitam yang diduga mobil penabrak.

Sejak itu keluarga sempat menyusul untuk mencari di rumah sakit. Namun, tidak ada hasil apa pun sehingga akhirnya dilaporkan hilang.

Namun, belakangan polisi melaporkan dugaan kedua jenazah sejoli tersebut ditemukan di Cilacap dan Banyumas Jawa Tengah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersiar kabar informasi mengenai adanya penemuan mayat laki laki dan perempuan ditemukan di Sungai Surayu, Banyumas, dan Cilacap Jawa Tengah.

Baca Juga:  Tidak Asal Beda, Pemuda Harus Jadi Penggerak dan Pemberi Solusi

Penemuan mayat mereka tersebut diduga merupakan korban tabrakan di kawasan Nagreg Kabupaten Bandung yang hilang sebelumnya.

Mayat perempuan diduga Salsabila ditemukan di Sungai Serayu, Dusun Bleberan, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

Sedangkan mayat lelaki diduga Handi Harisaputra ditemukan di Sungai Serayu Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Banyumas.

Menurut polisi penemuan dua mayat tersebut identik dengan korban dua sejoli yang ditabrak di Nagreg. Seperti ciri mayat laki laki badan gemuk, tinggi kurang lebih 145 cm, rambut panjang.

Baca Juga:  Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Bandung Digelar 6 September

Karena sudah lama mengambang jasad tersebut melepuh. Sementara ciri mayat perempuan teridentifikasi dari kaos oblong yang dipakainya terakhir.

Mayat diduga Salsabila ini memakai gelang kain warna hitam dobel berbandung tangan dua jari dari perak di tangan kirinya.

Atas temuan tersebut, aparat kepolisian dari Polres Garut langsung meluncur ke Jawa Tengah. Begitu juga keluarga korban sedang menuju ke Banyumas dan Cilacap untuk melihat penemuan jasad tersebut apakah benar keluarganya atau tidak.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *