Life Style

Gen Z Rela Merogoh Kocek Tinggi Demi Botol Tumbler Keren dan Gaya Hidup Sehat

×

Gen Z Rela Merogoh Kocek Tinggi Demi Botol Tumbler Keren dan Gaya Hidup Sehat

Sebarkan artikel ini
Ilustasi (Istockphoto).

BANDUNGMU.COM — Belakangan ini tren unik tengah ramai di kalangan anak muda, khususnya generasi Z. Bukan tentang outfit, skincare, atau gadget baru, tetapi tentang tumbler yang kini berubah menjadi simbol gaya hidup sehat dan estetis.

Bagi sebagian Gen Z, membawa tumbler ke mana pun bukan lagi sekadar kebiasaan, melainkan bentuk ekspresi diri.

Tak sedikit pula yang rela mengeluarkan uang lebih untuk membeli tumbler edisi terbatas demi terlihat ikonik dan bergaya.

Jika dulu tumbler hanya digunakan untuk membawa air minum ke sekolah atau kampus, kini fungsinya berkembang jauh.

Bagi anak muda zaman sekarang, tumbler bukan sekadar wadah air, melainkan aksesori gaya hidup yang harus selaras dengan warna tas, sepatu, hingga outfit of the day.

Beberapa tumbler dengan warna pastel atau desain lucu bahkan dijual hingga jutaan rupiah dan tetap laris karena dianggap aesthetic untuk diunggah ke media sosial seperti TikTok dan Instagram.

Baca Juga:  Catat! Ini 6 Manfaat Mengobrol Dengan Istri

Salah satu mahasiswa yang mengikuti tren ini adalah Neng Wafa Fatimah, mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung. Ia mengaku mulai gemar membawa tumbler setelah membeli edisi spesial Stanley × Jennie.

“Sejak membeli tumbler Jennie, dari situ saya suka banget bawa-bawa tumbler. Awalnya tahu dari TikTok pas viral waktu Jennie berkolaborasi sama Stanley. Kebetulan saat itu stoknya terbatas di Indonesia, jadi saya langsung tertarik beli,” ujarnya.

Menurut Wafa, alasannya membeli tumbler tersebut bukan hanya karena tren, tetapi juga karena ia merupakan penggemar Jennie.

“Saya fans berat Jennie. Pas tahu kolaborasi ini, saya merasa harganya masih worth it karena desain dan warnanya bagus banget. Harga Rp1.950.000 memang cukup tinggi, tapi dibandingkan produk lain yang biasanya sampai empat juta, ini masih terjangkau untuk ukuran kolaborasi Jennie,” jelasnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Prodi Manajemen UM Bandung Raih Juara Harapan 1 Duta Koperasi Jawa Barat 2024

Selain tampilannya yang menarik, tren tumbler juga memiliki sisi positif. Banyak generasi muda mulai sadar pentingnya menjaga lingkungan dengan membawa botol minum sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selain lebih ramah lingkungan, kebiasaan ini juga membuat mereka tetap sehat dan terhidrasi sepanjang hari, sekaligus tetap tampil modis.

Apalagi jika kamu membawa tumbler yang serasi dengan gaya berpakaianmu, tampilanmu akan terlihat semakin estetis.

Meski memiliki dampak positif, tren ini juga memunculkan perdebatan. Sebagian orang menilai bahwa fenomena ini mulai bergeser menjadi gaya hidup konsumtif, karena banyak orang menganggap membawa tumbler mahal sebagai cara untuk memamerkan status sosial.

Baca Juga:  Gudeg Banda Bandung: Sensasi Kuliner Tradisional Dengan Sentuhan Modern

Wafa menilai bahwa tren ini tidak hanya konsumtif, tetapi juga membawa kebiasaan positif. “Sekarang orang-orang bawa tumbler karena sadar pentingnya minum air putih setiap hari. Jadi, ini bukan cuma pajangan, tapi juga kebutuhan,” ungkapnya.

Meski sempat mendapat komentar miring dari teman-temannya karena membeli tumbler mahal, Wafa tetap percaya setiap orang punya cara masing-masing dalam mengekspresikan diri.

Namun di sisi lain, sebagian warganet menilai tren ini mulai menjadi ajang flexing terselubung. Niat awal untuk hidup sehat dan eco-friendly terkadang berubah menjadi pembuktian gaya dan status sosial.

Satu hal yang pasti, Gen Z selalu punya cara kreatif untuk mengekspresikan diri. Mereka bisa mengubah benda sederhana seperti tumbler menjadi simbol keunikan dan nilai gaya hidup baru.***(IK22/Cellinda)