PMB UMbandung
Islampedia

Tata Cara Salat Jenazah Menurut Muhammadiyah

×

Tata Cara Salat Jenazah Menurut Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Foto: muhammadiyah.or.id.
PMB UMBandung

BANDUNGMU.COM, Bandung — Pertama-tama, menyiapkan diri untuk salat janazah dengan suci dari najis dan hadas, menghadap kiblat, menutup aurat, berdiri lurus dengan kepala bagi janazah laki-laki dan lurus pusar bagi janazah perempuan.

Melakukan salat janazah dengan empat takbir tanpa ruku, tanpa sujud, dan tanpa duduk. Dalam hadis disebutkan:

“Dari Abu Hurairah Ra berkata bahwa Nabi SAW mengumumkan kematian An-Najasyi, kemudian beliau maju dan membuat barisan saf di belakangnya, beliau lalu takbir empat kali.” (HR Bukhari).

Baca Juga:  Perjalanan Aman: Persiapan Balik Kerja Bareng BPKH Lazismu Siap Digelar

Takbir pertama, dilanjutkan dengan membaca ta’awudz, lalu membaca surah Al-Fatihah:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ . الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ .

Takbir kedua, dilanjutkan dengan membaca selawat:

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ. إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Baca Juga:  Haedar Nashir Ingatkan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Jangan Undang Dai Tidak Kompeten

Takbir ketiga, dilanjutkan dengan membaca doa ini:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ

Takbir keempat, dilanjutkan dengan membaca doa ini:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا ، وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا ، وَصَغِيرِنَا وَكَبِيرِنَا ، وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا ، اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الإِسْلاَمِ ، وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الإِيمَانِ ، اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ ، وَلاَ تُضِلَّنَا بَعْدَهُ

Baca Juga:  Tidak Sekadar Ceramah di Youtube, Begini Pandangan Muhammadiyah Terkait Dakwah

Setelah itu mengucap salam secara sempurna ke kanan lalu ke kiri:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

____

Sumber: muhammadiyah.or.id

Editor: FA

PMB UMBandung