Ini 4 Kedai Minuman Tradisional di Bandung yang Cocok untuk Musim Hujan

oleh -
ILUSTRASI jamu.* /PIXABAY

BANDUNGMU.COMMusim hujan kadang-kadang membuat sebagian orang malas keluar rumah. Mereka lebih banyak menghabiskan seluruh waktu di dalam rumah dengan keluarga.

Bagi Anda yang ingin keluar rumah untuk jalan-jalan, tapi takut kedinginan karena cuasa sedang musim hujan, tidak perlu khawatir. Ada solusinya, yakni dengan nongkrong di kedai atau kafe yang menyajikan minuman tradisonal untuk menghangatkan badan.

Dikutip dari Ayobandung.com, berikut empat kedai yang menyajikan minuman rempah tradisional di Kota Bandung yang patut Anda coba kunjungi.

1# Bajigur dan Bandrek Two Aa Ahmad Yani

Bajigur dan bandrek merupakan dua minuman khas Jawa Barat yang identik dengan sensasi hangatnya. Bajigur memiliki rasa gurih dan manis yang berasal dari santan gula aren serta campuran jahe hingga vanili. Terdapat pula biji kolang-kaling untuk melengkapinya.

Sementara bandrek dibuat dengan menggunakan jahe dan gula merah serta kerukan kelapa muda sebagai pelengkap. Terdapat satu tempat legendaris yang menyajikan menu Bajigur dan bandrek yang lebih ”kekinian”, yakni bajigur dan bandrek Two Aa di bilangan Ahmad Yani.

Kedai ini konon telah berdiri sejak awal 1960-an dan sejak beberapa tahun belakangan mulai mengembangkan inovasi dari dua minuman tradisional tersebut. Misalnya, varian menu bajigur green tea ataupun bajigur red velvet dan tiramisu.

Harga yang dibanderol untuk seporsi bandrek atau bajigur di tempat ini relatif terjangkau, yakni mulai dari Rp10.000.

2# Wedang Uwuh Kozi Koffie

Berbeda dengan bajigur dan bandrek, wedang uwuh merupakan minuman khas Jawa Tengah terutama Yogyakarta. Uwuh memiliki arti ”sampah” dalam Bahasa Jawa karena aneka rempah yang dimasukan dalam minuman ini terbilang banyak sehingga menyerupai sampah.

Meski demikian, rasa yang dimilikinya cukup kaya dan mampu memberikan sensasi hangat yang menyegarkan bagi penikmatnya. Tak heran, dalam seporsi wedang uwuh terdapat rempah meliputi jahe, secang, kayu manis, pala, hingga kapulaga. Semuanya diseduh dengan gula batu sebagai pelengkap sehingga timbul pula rasa manis.

Di Kota Bandung, Anda dapat menikmati segelas wedang uwuh salah satunya di Kozi Koffie yang tersebar di beberapa titik. Jejaring kedai ini bisa dikunjungi di halaman Hotel Malaka Jalan Halimun, Kozi Budaraa Jalan Bukit Dago, ataupun Kozi Jalan Veteran.

3# Rempah Madu Orbital Dago

Kafe Orbital terletak di Jalan Rancakendal, sekitar dua kilometer ke arah utara dari Terminal Dago. Tak hanya menyajikan aneka menu minuman dan kudapan tradisional, kafe ini juga menyuguhkan pemandangan Kota Bandung nan asri dari ketinggian.

Salah satu menu minuman hangat di kafe ini adalah Rempah Madu. Dalam satu gelasnya, terdapat larutan air madu yang diberi rempah-rempah dan dilengkapi batang sereh. Disajikan panas, minuman ini cocok diseruput di tengah cuaca dingin Bandung Utara.

4# Wedang Ronde Jahe Alkateri

Kedai Wedang Ronde ini terbilang legendaris di Kota Bandung, telah berdiri sejak 1984 dan tetap mempertahankan menunya yang otentik. Dalam seporsi wedang ronde, Anda dapat menikmati ronde warna-warni yang berisi kacang tanah dan gula.

Terdapat dua pilihan kuah, yakni kuah gula putih dan gula merah. Dalam kuahnya terdapat campuran jahe yang memberikan sensasi hangat. Apaila dirasa kurang, Anda juga dapat menambah sendiri campuran larutan jahe yang disediakan dalam botolan.

Wedang Ronde Alketiri terletak di bilangan Jalan Sudirman, dibanderol seharga Rp28.000 per porsi.

Jadi, jangan khawatir badan kedinginan karena cuaca sedang musim hujan ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *