Kolaborasi Perkuat Koperasi dan UMKM, UMBandung dan DISKUK Jawa Barat Jalin Kerjasama

oleh -
UMBandung

BANDUNGMU.COM – Universitas Muhammadiyah Bandung dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (DISKUK) Provinsi Jawa Barat melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama di Aula Bung Hatta, DISKUK Jabar, Bandung, Rabu (27/1). Agenda ini dilakukan untuk mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi dan usaha kecil khususnya di Provinsi Jawa Barat.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung, Prof. Dr. Suyatno mengatakan, UM Bandung ingin memberikan pengabdian kepada masyarakat melalui entrepreneurship. “Kami ingin mendukung bagaimana UMKM tumbuh berkembang. Kami ingin ikut terlibat menyelesaikan permasalahan di masyarakat semampu kami,” ujar Prof. Suyatno dalam acara ini.

Ia menuturkan, Universitas Muhammadiyah Bandung selalu mendorong mahasiswanya menjadi technopreneur yang peduli terhadap masyarakat. Karena itu, menjalin kemitraan dengan DISKUK Jabar sangat strategis untuk mewujudkannya. Kolaborasi ini juga akan membawa semangat dalam membangkitkan ekonomi kerakyatan.

Prof. Suyatno pun memberitahukan kepada jajaran DISKUK Jabar, bahwa di awal tahun ini telah berdiri Koperasi UM Bandung. Tak hanya itu, ada beberapa lembaga yang disiapkan untuk menjadi inkubator pengusaha muda seperti LISTENS UM Bandung. Dengan wadah ini juga, UM Bandung ingin terlibat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala DISKUJ Jabar, Drs. Kusmana Hartadji, M.M. mengatakan, di Jawa Barat hampir 4,6 juta pelaku UMKM yang masih aktif. Namun, di era pandemi covid19 ini, khususnya pengusaha produk produk untuk hari raya lebaran mengalami kelumpuhan. Dengan kondisi ini, kata dia, DISKUK Jabar tidak berdiam diri dan terus berusaha mendorong pelaku UMKM tetap berjalan dan bertahan dengan berbagai acara.

Di lain sisi, menurut Kusmana, sektor agribisnis justru mulai bangkit dan termasuk sektor yang bertahan. “Tidak semua terpuruk, tapi ada yang bangkit,” ujarnya.

Kusmana menegaskan, pelaku usaha kecil jangan betah kecil, tapi harus naik kelas. Ia pun ingin visi Gubernur Jawa Barat dapat terealisasi. Yakni bagaimana khususnya anak muda dapat tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia.

Hal ini pun, terangnya, untuk memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat. “Jabar juara lahir batin melalui koperasi dan usaha kecil,” tutupnya.

Kontributor: Ridlo Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *