PMB UMbandung
Edukasi

Kota Bandung Punya 1.000 Tenaga Vaksin Covid-19 Bersertifikat

×

Kota Bandung Punya 1.000 Tenaga Vaksin Covid-19 Bersertifikat

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Bandung Yang Mulyana.
PMB UMBandung

BANDUNGMU.COM – Untuk terus menekan angka kasus Covid-19, pemerintah terus berusaha menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity. Salah satunya dengan menggencarkan vaksinasi Covid-19.

Agar target herd immunity tercapai, Pemeritah Kota (Pemkot) Bandung juga menggelar pelatihan vaksinasi Covid-19. Saat ini, Pemkot Bandung telah melatih lebih dari 1.000 tenaga vaksinator. Para tenaga vaksinator tersebut juga telah bersertifikat.

Dengan semakin banyak vaksinator yang dimiliki Kota Bandung, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana optimis Kota Bandung bisa mencapai target 50.000 orang tervaksin per harinya.

Baca Juga:  Mahasiswa Prodi Administrasi UM Bandung Belajar Motivasi dan Tantangan Dunia Kerja Bersama Disnaker

“Kalau per hari satu orang vaksinator bisa menyuntik 50 orang, saya pikir bisa 50.000 orang per hari,” katanya, seperti dikutip dari laman resmi Humas Kota Bandung, Rabu 7 Juli 2021.

Selain itu, untuk mempercepat terbentuknya herd immunity, Pemkot Bandung berupaya memasifkan vaksinasi dengan menggandeng berbagai pihak. Seperti yang dilakukan pada hari ini (Senin, 5 Juli 2021), Pemkot Bandung bekerja sama dengan Vihara Tanda Bhakti menggelar vaksinasi.

“Alhamdulillah hari ini kita lihat percepatan proses vaksinasi lagi bagi masyarakat Kota Bandung, karena kita update situasi perkembangan penyebaran covid-19 di Kota Bandung kemarin itu perhari penambahannya 381 orang,” kata wakil wali kota.

Baca Juga:  Kenapa Vaksin Covid-19 Menyebabkan Efek Samping? Begini Kata Ahli

“Ini salah satu ikhtiar kita adalah percepatan vaksinasi karena mudah-mudahan bisa segera membentuk kekebalan kelompok,” tambahnya.

Ia bersyukur, animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi begitu besar. Ia pun berterima kasih kepada masyarakat yang sudah mau divaksin, karena mereka menjadi salah satu pahlawan Covid-19.

“Dengan divaksin artinya bapak ibu adalah salah satu pahlawan Covid-19 yang saat ini semakin meningkat,” ucapnya.

Wakil wali kota mengingatkan, setelah divaksin protokol kesehatan harus benar-benar dijaga dengan baik. Terlebih, saat ini penyebaran virus corona begitu cepat dan Kota Bandung sedang menerapkan PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang.

Baca Juga:  Pendaftaran Mahasiswa Baru UM Bandung Periode 2023-2024 Dibuka, Ini 4 Jalur Masuknya!

“Saya ingatkan, meskipun bapak ibu sudah divaksin, pada dasarnya vaksin yang diberikan adalah dari virus yang dimatikan sehingga membutuhkan waktu 1-2 bulan untuk membentuk imun. Jadi saya titip, tetap disiplin protokol kesehatan,” tuturnya.

“Jadi jangan sampai niat baik kita menimbulkan masalah baru yaitu kerumunan. Kami minta (panitia) mengatur,” pintanya.

PMB UMBandung