UMBandung
Traveliana

Rekreasi Seni dan Budaya ke Kampung Jelekong

×

Rekreasi Seni dan Budaya ke Kampung Jelekong

Sebarkan artikel ini
Salah seorang seniman sedang menyelesaikan lukisan karyanya (Foto: Kompasiana)

BANDUNGMU.COM — Di Bandung, tidak kalah menariknya dengan Ubud di Bali yang terkenal sebagai pusat seni lukis, terdapat Kampung Jelekong. K

ampung ini tidak hanya terkenal sebagai kampung seni, tetapi juga sebagai penghasil lukisan terbesar di Bandung.

Kampung Jelekong juga merupakan pusat kuliner Sunda, tempat pembuatan wayang golek, dan rumah bagi banyak dalang terkenal.

Keasrian Kampung Jelekong masih terjaga dengan baik karena dikelilingi oleh sawah dan bukit hijau. Jika Anda berkunjung ke sana, pasti akan betah berlama-lama menikmati atmosfer kampung yang telah melahirkan banyak seniman Sunda.

Tradisi melukis di Kampung Jelekong turun-temurun berasal dari seniman lukis terkenal, Odin Rohidin. Dari beliau, berkembanglah komunitas seni lukis di kampung ini.

Baca Juga:  Agustus, 420 Mahasiswa UM Bandung Gelar KKN di Kecamatan Kutawaringin

Saat ini, hampir dua ratus kepala keluarga di Jelekong dapat hidup sejahtera dari hasil lukisan mereka. Meskipun harga lukisan di Jelekong cenderung terjangkau, namun kualitasnya tetap tidak kalah dengan lukisan-lukisan mahal.

Sebagian besar lukisan yang dijual di Jalan Braga berasal dari Kampung Jelekong. Salah satu contoh terkenal adalah Ki Dalang Asep Sunandar Sunarya, yang juga berasal dari Kampung Jelekong, tepatnya di Giriharja.

Namun, yang paling mencolok dari Kampung Jelekong adalah seni lukisnya. Di sepanjang jalan utama Jelekong, Anda akan melihat ratusan kanvas di kedua sisi jalan.

Baca Juga:  Jejak Mulia dan Kisah Mistis Bosscha, Sang Raja Teh Priangan

Ada sekitar dua puluh galeri seni di sepanjang jalan ini, dengan sekitar enam ratus pelukis yang menghasilkan karyanya di Jelekong. Setiap pelukis memiliki gaya unik dalam setiap lukisannya.

Harga lukisan di Jelekong bervariasi, dengan harga mulai dari Rp150.000,00 untuk lukisan ukuran 135cm x 40cm. Harga tergantung pada tingkat kesulitan dan jenis cat yang digunakan, bahkan di sini juga dijual lukisan dengan harga puluhan juta rupiah.

Mengenai Giriharja yang termasuk dalam Kampung Jelekong, kampung ini didirikan oleh Dalang Abah Sunarya (alm) pada tahun 1920-an. Tujuannya adalah untuk melestarikan seni pertunjukan wayang golek sebagai bagian dari kebudayaan Sunda.

Baca Juga:  Inilah Wisata Alam di Sekitar Cimahi yang Wajib Dikunjungi

Keluarga seni Giriharja dianggap sebagai “Dinasti Sunarya” dalam dunia seni. Hingga saat ini, sudah ada empat generasi seniman, dalang, dan nayaga di Giriharja, termasuk tokoh-tokoh terkenal seperti Ki Dalang H Asep Sunandar Sunarya dan Ki Dalang H Ade Kosasih Sunarya.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Kampung Jelekong, Anda dapat menikmati dua destinasi seni sekaligus. Ayo kunjungi Kampung Seni & Budaya Jelekong di Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.***

PMB UM Bandung