UMBandung
Life Style

Memuaskan Dahaga Masyarakat Sejak 1972, Inilah Sejarah Unik Es Cendol Elizabeth

×

Memuaskan Dahaga Masyarakat Sejak 1972, Inilah Sejarah Unik Es Cendol Elizabeth

Sebarkan artikel ini
Foto: Instagram @escendolelizabethofficial

BANDUNGMU.COM, Bandung — Cendok Elizabeth, siapa tidak kenal dengan kuliner minuman yang sangat terkenal di Kota Bandung ini.

Es Cendol Elizabeth dirintis oleh H Rohman sejak 1972 di Kota Bandung. Bermula dari gerobak keliling yang mangkal di depan rumah bu Eli (Toko Tas Elizabeth) hingga akhirnya menjadi Es Cendol Elizabeth.

Mengutip bandung.go.id, Senin (18/03/2024), Rohman dulu sudah merintis berjualan es cendol sejak 1972 menggunakan menggunakan gerobak keliling.

Sekitar tahun 1980, Rohman yang masih menggunakan gerobak kala itu sering mangkal di depan rumah milik orang yang bernama Eli.

Eli saat itu masih bekerja di toko tas dan sering menitipkan tas reject kepada Rohman yang sedang berjualan cendol. Hingga akhirnya rumah Eli menjadi toko tas dan berdiri plang toko tas Elizabeth.

Baca Juga:  Pentingnya Menjaga Kesehatan Spiritual dan Sosial Untuk Hidup Yang Lebih Produktif

Ketika ada yang memesan cendol, Rohman yang kurang lancar dalam membaca dan menulis, meminta tolong ke Eli untuk menuliskan pesanannya.

Uniknya kala itu, Eli sering menuliskan pesanan cendol menggunakan bon tas Elizabeth dan menyarankan Rohman agar nama cendolnya juga Elizabeth.

Dari peristiwa itulah muncul nama Cendol Elizabeth hingga terkenal hingga saat ini. Bahkan saat itu, sekitar tahun 1980, ada momen setiap orang yang membeli tas Elizabeth pasti akan disuguhkan “welcome drink” cendol milik Rohman.

Kala Ramadan tiba, cendol Elizabeth di depan rumah Eli yang berada di Jalan Oto Iskandar Dinata sering kehabisan stok alias laris manis dibeli oleh masyarakat.

Karena sering kehabisan cendol itu pula banyak pembeli yang bertanya di mana pabriknya. Es Cendol Elizabeth memang bukan diproduksi dari pabrik, melainkan home made alias produk rumahan.

Baca Juga:  Berikut Daftar Calon Tetap Anggota PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2022-2026

Oleh karena itu, Rohman pun memberitahu alamat rumah yang di Inhoftank kepada mereka yang bertanya tadi.

Dari sana mulailah banyak yang datang ke rumah untuk membeli cendol Elizabeth. Sekitar tahun 1998 mulai dibangun Es Cendol Elizabeth Pusat yang berada di Jalan Inhoftank Nomor 64 Kota Bandung.

Es Cendol Elizabeth memiliki tiga cabang, yakni satu di Inhoftank, kemudian di Majalaya, sedangkan satu lagi ada di Tasikmalaya.

Selain itu, saat ini Es Cendol Elizabeth juga ada di sejumlah mal dengan nama Es Cendol Queen Elizabeth. Es Cendol Queen Elizabeth dijual khusus per porsi alias cup dan kuah santannya diganti dengan susu.

Apa rahasia Es Cendol Elizabeth hingga memiliki pelanggan tetap dan menjadi salah satu kuliner minuman legendaris di Kota Bandung?

Baca Juga:  Ini Salah Satu Syarat Pembukaan Sekolah di Kota Bandung

Jawabannya karena menjaga kualitas dari awal berdiri sampai sekarang. Kualitas Es Cendol Elizabeth selalu mempertahankan kualitas rasa yang tidak berubah sehingga masyarakat merasa puas.

Selain cendol, Es Cendol Elizabeth juga menjual es goyobod, batagor kering, baso tahu, dan baso yamin. Es Cendol Elizabeth memiliki varian toping nangka dan alpukat.

Harga makanan kering di mulai dari Rp20.000-30.000, cendol original Rp7.000 per porsi gelas, cendol bungkus besar Rp23.000 per liter, cendol toping nangka Rp10.000 per cup, dan cendol toping alpukat Rp12.000 per cup.

Kapan waktu operasionalnya? Es Cendol Elizabeth Pusat buka setiap hari dari pukul 09.00 WIB. Jadi, silakan bagi Anda yang mau berburu kuliner cendol untuk datang ke lokasi pusat.***

___

Sumber: bandung.go.id

Editor: FA

PMB UM Bandung