Menikmati Kopi di Tengah Hutan

oleh -
Tempat nongkrong di Kawasan Taman Hutan Raya Juanda. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar)

BANDUNMU.COM — Bandung Raya identik dengan destinasi wisata yang membuat wisatawan betah berlama-lama. Selain itu, banyak juga destinasi wisata baru di Bandung yang menyatu dengan alam.

Salah satunya tempat nongkrong di Kawasan Taman Hutan Raya Juanda. Selain wisata dengan keindahan alamnya, Tahura Juanda menyajikan banyak pilihan seperti tempat makan, cafe serta tempat ngopi hits.

Bukan rahasia umum jika wisata di daerah Dago selalu menjadi pilihan utama wisatawan baik dari dalam dan luar daerah. Tapi, bagi sebagian orang tempat instagramable tak selalu menjadi pilihan utama, urusan budget pun jadi pertimbangan.

Kini hadir tempat wisata baru di area Tahura. Tempat asyik untuk ngopi dan ngobrol dengan menu ramah di kantong serta mengusung tema eco-friendly. Semua furniture dan bangunan di sini menggunakan kayu yang menambah suasana alami. Membuat pengunjung betah berlama-lama dan berfoto bersama teman dan keluarga.

Konsep yang ditawarkan semacam food court namun menyatu dengan pepohonan yang rindang. Tempat ini memiliki 10 ‘warung’ yang siap memanjakan selera lidah Anda.

Dari mulai kopi sampai makanan ‘kekinian’ tersaji di sini. Kabut yang sesekali hadir, turut menemani Anda dan keluarga untuk menikmati suasana.

Namun belum ada nama resmi yang dipilih untuk mewakili area food court ini. Alamat lengkapnya ada di Jalan Bukit Pakar Utara 150-120, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Bandung.

Salah satu pedagang di lokasi ini, Ulfa Siti Rochmah (26), mengatakan, kedainya meramaikan area ini sejak 8 bulan lalu dengan nama warung Pewarung (PWRG). Menurutnya, lokasi yang nyaman dan alami menjadi alasan ia memilih berjualan di sini.

“Waktu sebelum memutuskan untuk bikin warung di sini, aku sama temen udah merhatiin dari beberapa bulan sebelumnya sih, kayaknya emang punya potensi besar dagang di sini,” ujarnya.

Meski begitu, pada masa awal Ulfa berjualan, variasi makanan dan minuman yang disajikan di area ini belum variatif. Setelah melakukan riset, akhirnya ia memilih untuk menghadirkan menu menu lainnya untuk menambah variasi dan berharap bisa memikat banyak wisatawan untuk berkunjung.

“Kebanyakan warung nya cuma dagang kopi sachetan doang, trus makanan juga ya cuma mie instant dan makanan biasa. Jadi kita memilih untuk membuat makanan dan minuman yang premium tapi tetap dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Salah satu minuman favorit, bajigur, wajib dicoba jika Anda berkunjung. Hangatnya pas untuk menikmati alam di tengah kabut. Tertarik mencoba? (Ayobandung.com).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *