Edukasi

Prodi Administrasi Publik UM Bandung Cetak Angkatan Pertama, Kaprodi: Mereka Luar Biasa Perjuangannya!

×

Prodi Administrasi Publik UM Bandung Cetak Angkatan Pertama, Kaprodi: Mereka Luar Biasa Perjuangannya!

Sebarkan artikel ini

BANDUNGMU.COM, Bandung — Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) telah selesai melaksanakan sidang tugas akhir yang kedua pada Selasa (16/02/2021).

Bertempat di Ruang BPH UM Bandung, sidang akhir kedua yang diikuti dua mahasiswa ini berjalan dengan lancar, hikmat, dan penuh semangat.

Kaprodi Administrasi Publik H Endang Irawan SSos MAP merasa bangga karena telah mewujudkan keinginan Prodi Administrasi Publik UM Bandung yakni mencetak sarjana administrasi publik yang sudah siap terjun di masyarakat. Dia menuturkan ada beberapa kendala akademis maupun waktu yang dihadapi peserta sidang akhir.

Baca Juga:  Tingkatkan Wawasan & Pengalaman Mahasiswa, Prodi Administrasi Publik UM Bandung Kunjungi Kementerian PANRB

“Karena ini merupakan angkatan pertama, boleh dikatakan angkatan 2016 itu mereka sambil bekerja juga di amal usaha muhammadiyah. Jadi, mereka luar biasa perjuangannya. Mereka harus bekerja, tapi juga harus kuliah. Nah, ini yang menjadi kendala sebetulnya,” tuturnya.

Endang juga menambahkan bahwa catur darma pada angkatan 2016 Administrasi Publik sangat kurang karena mahasiswa Administrasi Publik difokuskan pada bagaimana caranya mengembangkan UM Bandung.

“Yang disebut catur darma dimulai dari penelitian, pengajaran, pengabdian sampai ke AIK ini yang sangat kurang. Pada angkatan pertama ini di tahun 2016 sampai hari ini sangat kurang. Kenapa? Karena memang atmosfer pendidikan di sini baru sehingga terfokus pada bagaimana caranya mengembangkan UM Bandung. Jadi, belum masuk ke ranah konten atau ke dalam kualitas,” pungkasnya.

Baca Juga:  MAN 1 Kota Bandung, Madrasah Plus Skill & Riset

Di akhir pembicaraan, Endang berharap agar ke depan, mahasiswa yang baru saja selesai sidang bisa mengamalkan ilmu dengan baik dan mengaplikasikannya di ranah kemasyarakatan maupun di dalam pekerjaan sesuai profesi yang ditekuni.***(Mas Arsatya Nariah)