Sosbud

Nasi Liwet Sunda Kaya Makna dan Kisah. Ini Lho Cara Membuatnya

×

Nasi Liwet Sunda Kaya Makna dan Kisah. Ini Lho Cara Membuatnya

Sebarkan artikel ini
Nasi liwet khas Sunda (Foto: iStock)

BANDUNGMU.COM – Selain Nasi Liwet Solo, Indonesia juga punya ragam nasi yang berbumbu dan bercita rasa gurih. Antara lain nasi lemak, nasi uduk, nasi megono, nasi gemuk, dan lainnya.

Salah satu jenis nasi yang populer hingga kini ialah liwet yang masuk tatar sunda yaitu Nasi liwet bandung, atau dikenal dengan “sangu liwet” khas Sunda.

“Proses pembuatan nasi liwet sunda disebut “ngaliwet”. Ngaliwet dalam Tatar Sunda umumnya memakai ketel/kastrol atau panci, dimasak bersama bumbu-bumbu namun tanpa santan. Bumbunya antara lain garam, bawang merah, bawang putih, daun salam, sereh, lengkuas, cabe, santan, minyak kelapa,” ujar Teddi Muhtadin, Dosen Sastra Sunda Universitas Padjajaran.

Di balik kelezatannya, nasi liwet khas sunda menyimpan cerita. Berasal dari kehidupan masyarakat perkebunan, nasi liwet sunda lahir dari alasan penghematan.

“Itu sebenernya dulunya malah lahir dari penghematan, jadi nasi yang sekalian dimasukin lauk pauk di dalamnya,” ujar Murdijati Gardjito, ahli gastronomi yang juga peneliti di Pusat Studi Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada (UGM).

Ia menceritakan bahwa dahulu masyarakat di Tanah sunda Untuk mencapai perkebunannya harus melewati jarak yang cukup jauh. Setelah sampai kebun pun, jauh dari sumber makanan. Oleh karena itu nasi liwet dibawa dengan tempat memasak, ketel atau kastrolnya yang tertutup rapat.

Baca Juga:  Asal Mula Nama Indonesia

Maksud hal tersebut ialah agar nasi yang sudah bercampur lauk tersebut tahan lama dari pagi hingga siang, bahkan tetap hangat dimakan. Jika ingin memanaskan pun cukup menaruh ketelnya langsung diatas pembakaran.

“Nasi liwet di Sunda tujuannya penghematan, beda sama di Jawa. Karena orang sunda dulu makan nasi sama ikan asin dan sambal aja cukup, selesai. Untuk sayurnya dia tinggal ngambil langsung di kebunnya, biasa dinamakan lalapan,” ujar Murdijati.

Lauk yang biasa dimasukkan ke dalam nasi liwet khas Sunda juga khas, dan berbeda dengan lainnya. Seperti ikan peda merah, ikan kembung yang sudah dipindang, bisa juga ikan asin. Semuanya dimasak bersama nasi setengah matang tanpa menggunakan santan.

Uniknya dari sejarah munculnya nasi liwet sunda yang merupakan sebuah penghematan dari kalangan bawah, kini panganan tersebut menjelma di restoran-restoran modern. Banyak yang menyukai jenis liwetan ini dengan langsung disajikan dalam ketelnya.

“Liwetan Sunda sekarang bayak ditemui di resto-resto modern, unik menggunakan ketel, walaupun dituang juga. Dalam nasinya sudah ada teri atau ikan asin,” kata Murdijati.

Baca Juga:  Kisah Hebat Sanggar Tari Putri Ayu Puluhan Tahun Lahirkan Seniman Tari Berprestasi

Cara membuat nasi liwet

Siapkan bahan nasi liwet Sunda. Pilih beras pulen atau jenis short grain yang bagus kualitasnya, seperti pandan wangi, rojolele, atau menthik. Cuci bersih beras sebelum ditanak dan tiriskan hingga agak kering.

Untuk membuat nasi liwet diperlukan beberapa bahan lain sebagai berikut: 1 kg beras pulen, cuci, tiriskan, 2 lembar daun salam, 1 batang serai, memarkan, 2 cm lengkuas, memarkan, 3 lembar daun jeruk purut, 600 ml santan sedang, dan 1 sdt garam.

Ada 3 cara memasak nasi liwet Sunda

Untuk membuat nasi liwet Sunda atau nasi gurih bisa dipakai beberapa cara. Yang pertama dengan cara mengaron nasi. Setelah beras dicuci, tiriskan dahulu hingga agak kering. Kemudian panaskan santan secukupnya bersama sedikit, sesuaikan dengan jenis beras.

Tuangkan santan panas dalam beras lalu aduk-aduk hingga santan terhisap oleh beras. Tutup wadah dan diamkan hingga beras menyatu dengan santan. Pindahkan beras dalam kukusan panas, tambahkan daun salam, lengkuas, serai dan daun jeruk. Kukus dalam kukusan panas selama 30 menit.

Cara yang kedua dengan memakai kastrol atau panci aluminium khusus untuk nasi liwet. Taruh beras yang sudah dicuci bersama daun salam, daun jeruk, lengkuas dan serai. Lalu tuangi santan.

Baca Juga:  Generasi Yang Terputus Dari Sejarahnya Akan Kehilangan Identitas

Masak dengan api kecil hingga santan mendidih dan terhisap oleh beras. Cek jika beras masih belum matang, bisa ditambahkan santan panas. Aduk sekali-sekali dan tutup kastrol, jaga agar api tetap kecil dan masak hingga nasi liwet matang.

Cara terakhir yang paling praktis adalah memakai rice cooker atau magic com. Taruh beras yang sudah dicuci ke dalam mangkuk rice cooker. Tambahkan daun salam, daun jeruk, lengkuas, serai dan lengkuas. Tuangi santan, sesuaikan dengan jenis berasnya.

Masak seperti memasak nasi biasa. Setelah nasi masak dan berpindah ke Warm. Aduk-aduk nasi hingga tercampur rata. Kerak nasi sering terbentuk di bagian bawah. Terutama jika sudah dibiarkan dalam posisi Warm lebih dari 3 jam.

Lauk pelengkap nasi liwet Sunda

Untuk menyantap nasi liwet Sunda bisa disajikan berbagai pilihan lauk seperti: ayam goreng kuning, tumis jambal roti, cumi tumis cabe Ijo, aneka pepes (tahu,peda, oncom), pepes ikan mas, udang atau cumi goreng, tumis teri pete, lalapan sayuran segar, dan sambal dadak (sambal ceurik, sambal tomat, sambal terasi).

Anda mau mencobanya di rumah? Selamat mencoba!

Sumber: Kompas & Detik