7 Dampak Korupsi bagi Kehidupan Masyarakat

oleh -
Cepi Aunilah

Cepi Aunilah, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Bandung

BANDUNGMU.COM – Korupsi atau riswah menimbulkan berbagai distorsi dalam kehidupan bernegara dan berrmasyarakat. Kejahatan ini bisa dikategorikan sebagai dosa besar dikarenakan daya rusaknya yang luar biasa pada semua lini kehidupan.

Menurut Syed Hussein Alatas dalam buku Sosiologi Korupsi, tindakan korupsi tidak saja berupa penyelewengan keuangan Negara tetapi mencakup beberapa perilaku sebagai berikut:

1. Korupsi paling rendah, yakni perilaku yang berkaitan dengan pengkhianatan terhadap kepercayaan, seperti tidak disiplin dalam bertugas.

2. Penyalahgunaan kekuasaan, seperti nepotisme dalam pengangkatan sanak saudara, teman-teman atau rekan politik tanpa melihat kompetensi.

3. Segala bentuk kekuasaan yang medatangkan keuntungan baik untuk dirinya, keluarga dan golongan primordial tertentu.

Korupsi sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat dan menghancurkan harmoni sosial, karena merusak sistem keadilan dan memutarbalikkan fakta kebenaran.

Jangan ditanya berapa banyak kasus korupsi di Indonesia. Praktik- praktik tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia hampir setiap hari diberitakan oleh media massa. Kenyataannya praktik korupsi yang terjadi di Indonesia bukan hanya melibatkan personal, tetapi juga instansi politik dan hukum.

Berikut 7 dampak korupsi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara:

Pertama Merusak Kedisiplinan.

Sebagai contoh korupsi merusak sikap disiplin misalnya orang tua menyogok sekolah agar anaknya bisa sekolah di tempat yang dia inginkan, sehingga anaknya menjadi sombong dan seenaknya dalam belajar dikarenakan semuanya bisa dibayar dengan uang.

Kedua Menghambat Profesionalisme.

Korupsi bisa menghambat nilai profesionalisme. Misalnya, seorang staf perusahaan tidak berprestasi, dengan sogokan bisa menempati posisi yang penting. Sementara itu, staf yang berprestasi, jujur dan tidak mau menyogok karirnya “mentok” karena tidak mendapatkan promosi yang profesional.

Ketiga Biaya Ekonomi yang Tinggi.

Korupsi dapat menyebabkan biaya tinggi contohnya biaya perijinan usaha yang birokratis sehingga untuk mendapatkan izin, tiap meja harus mengeluarkan uang. Ada lagi kasus seperti pembuatan SIM menjadi mahal tidak masuk akal. Semua tes dipersulit agar peserta bisa melalui jalur pintas.

Keempat Merusak Tatanan Hukum.

Minggu ini adalah pengumuman pembacaan keputusan sidang jaksa Pinangki. Jaksa muda nan cantik ini sebagai contoh kekacauan hukum dikarenakan tindak korupsi. Kasarnya, hukum bisa dibuat sesuai pesanan bandar yang mempunyai uang.

Kelima Kekacauan Politik.

Pembuat aturan atau Undang-Undang kerap merugikan kepentingan masyarakat dikarenakan kekuatan para pengusaha yang mempunyai kepentingan terhadap aturan tersebut.

Keenam Kebencian Sosial.

Para koruptor akan diingat selamanya oleh masyarakat bahwa dia adalah pencuri uang rakyat dan penjahat bangsa.

Ketujuh Murka Allah SWT.

Sangat berbahayanya korupsi hingga Rasulullah memberi peringatan akan siksa Allah SWT gang sangat Pedih. Sabdanya, “Laknat Allah untuk orang gang memberi suap dan yang menerina Suap.”(H.R Ibnu Majah).

Tidak dapat dipungkiri, betapa banyak pejabat di tanah air ini yang mendadak kaya setelah beberapa waktu menempati posisi tertentu. Boleh dong bertanya, apakah itu semua hasil korupsi? Wallahualam Bissawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *