Robert Alberts Analisis Kelemahan Persib

oleh -
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNGMU.COM — Lini serang Persib masih kurang greget sejauh ini di Liga 1 musim 2021/2022.  Tidak ada striker yang mampu mencetak gol.

Dari enam pertandingan, Maung Bandung berhasil menyarangkan enam gol ke gawang musuh, dan kemasukkan empat gol.

Enam gol Persib itu tidak ada satu pun yang dicetak oleh penyerang. Malah para gelandang yang aktif merobek jala lawan.

Gol pertama dicetak oleh Marc Klok saat menang melawan Barito Putera 1-0, Sabtu 4 September 2021. Dua gol lainnya dicatatkan oleh Mohammed Rashid saat mengandaskan tuan rumah Persita 2-1, 11 September 2021.

Kemudian dua gol lagi dicetak oleh Beckham Putra saat imbang melawan Bali United 2-2. Satu gol hasil bunuh diri Herif Sasic saat melawan PSM Makassar, Sabtu 2 Oktober 2021.

Buntut lemahnya lini serang ini membuat Persib menerima deretan hasil imbang. Juga membuat posisi Pangeran Biru turun dalam klasemen sementara Liga 1.

Tak pelak, dengan catatan kurang mengesankan itu, Pelatih Persib Robert Alberts berjanji akan mengasah lini penyerangan menjelang seri kedua Liga 1 2021/2022 pada pertengahan Oktober mendatang.

“Dari hasil analisis sementara yang kami miliki, barisan belakang dan tengah sudah berada di jalur yang benar. Namun kami harus bisa membuat penyerangan menjadi lebih efisien, kuat, dan lebih agresif,” kata Robert.

Robert tidak ragu mengajak seluruh pemain untuk meningkatkan kualitas tim. Sedikitnya, Pangeran Biru memiliki waktu sepuluh hari latihan sebelum memulai seri kedua.

“Kami punya sepuluh hari waktu latihan sebelum seri kedua dimulai. Jadi, kami harus bisa memastikan semuanya berjalan dengan baik agar kami bisa kembali memenangi pertandingan,” kata pelatih asal Belanda tersebut.

Rencananya, Persib akan kembali berlatih pada Selasa 5 Oktober 2021. Pada seri pertama, Persib mencetak enam gol dan hanya kemasukan empat kali.

Catatan kebobolan itu merupakan yang paling sedikit di antara 18 kontestan. Catatan kebobolan Persib sama dengan Bhayangkara FC dan Arema FC.

Sayangnya, bertolak belakang dengan barisan pertahanan yang kokoh, lini serang Persib masih kurang greget. [Aris Abdulsalam/Ayobandung.com]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *