Seni, Bahasa, Permainan Rakyat, Olahraga Tradisional dan Cagar Budaya di Kota Bandung

oleh -

BANDUNGMU.COM – Bandung tak hanya dilingkung gunung saja. Lebih jauh dari itu, Bandung juga kaya akan kebudayaan yang kini mulai ditinggalkan generasi mudanya.

Seni

Bandung sebagai Ibu kota Propinsi Jawa Barat merupakan ladang subur tumbung kembangnya kesenian, baik yang tradisonal, modern maupun yang kontemporer, karena Bandung merupakan perlintasan dan berkumpulnya berbagai kebudayaan bangsa bangsa. Kesenian tradisional di Kota Bandung diantaranya adalah Seni Karawitan, Tembang Sunda Cianjuran, Degung, Calong, Reog, Kliningan, Bajidor, Tarawangsa, Bangreng, Pencak Silat, Jaipongan, Longer, Wayang Ringkang, Janaka Sunda, Wayang Golek, Kaulinan Urang Sunda, Kuda Kepang, Rampak Jimbe, Rampak Sekar, dan lain sebagainya.

Bahasa

Ragam bahasa di Kota Bandung meliputi; Bahasa Sunda, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ragam bahasa remaja, yaitu Bahasa Sunda pergaulan remaja.

Permainan Rakyat

Permainan rakyat yang masih berlangsung (ada dan masih berkembang) pada masyarakat Kota Bandung diantaranya adalah ambil-ambilan, anjang-anjangan, beklen, cingciripit, congklak, empet-empatan, egrang, encrak, endog-endogan, galah, gangsing/ panggal, gatrik, gebug bantal, kobak, kelom panjang, lompat tali, lompat balok, adu domba, ngadu muncang, ngadu kaleci/kelereng, oray-orayan, paciwit-ciwit lutung, dogongan, bebedilan, susumplitan, perepet jengkol, pris-prisan, sapintrong, sepdur, sonlah. seredan, sorodot gaplok, sumplit, talawengka/bancakan, tarik tambang, Dogongan, dan ucing sumput.

Olahraga Tradisional

Olahraga tradisional di Kota Bandung diantaranya adalah Pencak Silat, Benjang, Terompah Panjang, Sumpitan, Egrang, Hadang/Galah/Gobag, Engklek (sondah), Balap Karung, Langlayangan, sapintrong, gatrik, gamparan, sorodot gaplok, boy-boyan, ucing sumput, senam bugar jati sunda, debus, Tarung Derajat (Boxer), dan lain sebagainya.

Cagar Budaya

Cagar budaya yang terdapat di Kota Bandung diantaranya adalah Cerobong Pabrik Genteng Nilla (Heijne), Menara Jaga Penjara Banceuy, Gardu Listrik Arjuna (G.H Ardjuna), Menara Air Imhofftank, Viaduct Bandung, Petilasan Raja Siam (Curug Dago), Makam Marhaen, Komplek Villa Isola, Makam Siti Munigar, Dalem Gordah, Makam Ibu Inggit Garnasih, Lapangan Gasibu, Benteng Pelindung Mata Air Cikendi, Taman Lalu Lintas AISN (Ex-Insulinde Park), dan lain sebagainya.

One thought on “Seni, Bahasa, Permainan Rakyat, Olahraga Tradisional dan Cagar Budaya di Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *